Harga Mobil Listrik Polytron Tetap Tinggi Setelah 3 Tahun, Begini Jaminannya

favicon
×

Harga Mobil Listrik Polytron Tetap Tinggi Setelah 3 Tahun, Begini Jaminannya

Sebarkan artikel ini

Polytron, produsen mobil listrik di Indonesia, memberikan jaminan harga jual kembali yang tinggi untuk mobil listrik pertamanya. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan kekhawatiran calon pembeli bahwa harga mobil listrik akan anjlok setelah beberapa tahun digunakan. Direktur Komersial Polytron, Tekno Wibowo, menyatakan bahwa salah satu kendala orang Indonesia dalam membeli mobil listrik adalah khawatir harga jual kembali yang rendah.

Menurut Tekno, banyak orang yang khawatir membeli mobil listrik hanya untuk beberapa tahun kemudian harus menjualnya dengan harga yang sangat rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kepercayaan pada kesehatan baterai mobil listrik. Oleh karena itu, Polytron memberikan jaminan nilai jual kembali sebesar 70 persen setelah 3 tahun penggunaan. Dengan demikian, pembeli mobil listrik Polytron dapat merasa aman bahwa nilai kendaraan mereka tidak akan turun drastis.

Tekno menambahkan bahwa Polytron akan melakukan buyback dengan harga yang kompetitif. Artinya, jika pembeli ingin menjual mobil mereka setelah 3 tahun, Polytron akan membeli kembali mobil tersebut dengan harga yang tinggi. Hal ini menunjukkan komitmen Polytron dalam memberikan jaminan kepada pembeli bahwa investasi mereka dalam mobil listrik akan aman.

Jaminan harga jual kembali yang tinggi ini sebenarnya bukanlah hal baru di Indonesia. Beberapa pabrikan mobil lainnya seperti Hyundai, Chery, dan Wuling juga telah menawarkan jaminan serupa. Namun, Polytron berusaha membedakan diri dengan memberikan garansi yang lebih panjang dan lebih luas.

Selain jaminan harga jual kembali, Polytron juga menawarkan garansi baterai selama 8 tahun atau 180.000 km dan garansi kendaraan hingga 5 tahun atau 150.000 km. Dengan demikian, pembeli mobil listrik Polytron dapat merasa tenang bahwa mereka telah membeli produk yang berkualitas dan tahan lama.

Mobil listrik Polytron sendiri memiliki spesifikasi yang cukup impresif. Dengan baterai Lithium Ferro Phospate (LFP) berkapasitas 51.916 kWh dan power 150 kW, mobil ini dapat melaju dengan kecepatan maksimum 150 km/jam. Selain itu, mobil ini juga memiliki torsi yang cukup besar, yaitu 320 Nm, sehingga dapat memberikan akselerasi yang instan.

Dari sisi dimensi, mobil listrik Polytron ini cukup kompak dan dapat mengakomodir jalanan di Indonesia. Dengan ground clearance 158 mm, mobil ini dapat melaju dengan stabil dan nyaman di berbagai jenis jalan.

Dalam hal jarak tempuh, mobil listrik Polytron dapat menempuh jarak hingga 402 kilometer (CLTC) dengan sekali pengisian baterai. Kecepatan tertingginya dapat mencapai 150 km/jam, dan dapat berlari dari titik nol ke 100 km per jam hanya dalam waktu 9,6 detik.

Dengan berbagai fitur dan spesifikasi yang ditawarkan, Polytron berusaha membuktikan bahwa mobil listrik mereka adalah pilihan yang tepat bagi konsumen Indonesia. Dengan jaminan harga jual kembali yang tinggi, garansi baterai yang panjang, dan spesifikasi yang impresif, Polytron berharap dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap mobil listrik.

Saat ini, konsumen yang ingin membeli mobil listrik Polytron dapat memilih dari dua varian yang tersedia. Kedua varian tersebut memiliki spesifikasi yang sama, namun dengan pilihan warna dan fitur yang berbeda.

Dengan demikian, Polytron berusaha memperkuat posisinya sebagai produsen mobil listrik yang dapat diandalkan di Indonesia. Dengan komitmen untuk memberikan jaminan harga jual kembali yang tinggi, garansi baterai yang panjang, dan spesifikasi yang impresif, Polytron berharap dapat meningkatkan penjualan mobil listriknya di Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah menjadi pasar yang potensial bagi mobil listrik. Dengan pemerintah yang mendukung pengembangan infrastruktur kendaraan listrik, Polytron berharap dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan penjualan mobil listriknya.

Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan, Polytron berusaha membuktikan bahwa mobil listrik adalah pilihan yang tepat bagi konsumen Indonesia. Dengan harga jual kembali yang tinggi, garansi baterai yang panjang, dan spesifikasi yang impresif, Polytron berharap dapat menjadi pilihan utama bagi konsumen yang ingin membeli mobil listrik di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *