Tragedi Remaja 14 Tahun Hamil Setelah Disetubuhi Sepupu dan Kenalan

favicon
×

Tragedi Remaja 14 Tahun Hamil Setelah Disetubuhi Sepupu dan Kenalan

Sebarkan artikel ini

Kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Bangka Barat, Bangka Belitung. Seorang remaja perempuan berusia 14 tahun hamil setelah disetubuhi oleh sepupunya sendiri dan seorang kenalan. Peristiwa ini terungkap setelah keluarga korban curiga melihat perubahan fisik pada tubuh korban.

Menurut Kapolres Babar, AKBP Pradana Aditya Nugraha, pelaku yang diamankan adalah J (18) dan JH (30). J adalah sepupu korban, sedangkan JH hanya sebatas kenalan. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Babar.

“Kami telah mengamankan kedua pelaku dan melakukan proses hukum lebih lanjut,” kata Pradana pada Rabu malam, 7 Mei 2025, seperti dilansir detikSumbagsel.

Kasus ini terbongkar ketika keluarga korban melihat perubahan fisik pada tubuh korban yang semakin membesar. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter kandungan, korban dinyatakan hamil 7 bulan. Keluarga korban yang merasa curiga kemudian meminta keterangan dari korban.

Setelah didesak, korban akhirnya mengaku bahwa dia telah disetubuhi oleh sepupunya sendiri, J, dan seorang kenalan berinisial JH. Mendengar pengakuan itu, keluarga korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Apalagi korban masih berusia 14 tahun dan masih berusia anak-anak,” ungkap Pradana.

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 76D jo Pasal 81 Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman pidana untuk kedua pelaku adalah minimal 5 tahun hingga maksimal 15 tahun penjara.

Pradana menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif dan latar belakang kejadian ini. Namun yang jelas, kejadian ini sangat merusak masa depan korban.

“Kami berharap kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar dan tidak membiarkan kasus seperti ini terjadi lagi,” harapnya.

Korban saat ini masih menjalani pemulihan psikologis untuk mengatasi trauma yang dialaminya. Pihak keluarga juga berharap agar kasus ini dapat ditangani dengan serius dan pelaku dapat dihukum seberat mungkin.

Kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur masih menjadi masalah serius di Indonesia. Banyak kasus yang tidak terungkap karena korban tidak berani melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Jangan biarkan kasus seperti ini terjadi lagi di masa depan.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan peduli dengan lingkungan sekitar. Jika mengetahui ada kasus pelecehan seksual, segera laporkan ke pihak berwajib.

Kasus ini juga menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk meningkatkan upaya perlindungan terhadap anak-anak. Perlu dilakukan upaya lebih konkret untuk mencegah kasus seperti ini terjadi lagi.

Upaya pencegahan dan penanganan kasus pelecehan seksual terhadap anak harus dilakukan secara bersama-sama. Semua pihak harus berperan aktif dalam mencegah dan menangani kasus seperti ini.

Dengan kerja sama dan kepedulian kita semua, diharapkan kasus seperti ini dapat diminimalisir dan tidak terjadi lagi di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *